Sabtu 24 Juli 2010, Hati ini ingin mengenang Kuliner di masa kecil. Kawasan ku kecil di daerah danakarya yang dekat dengan Ampel. Kuliner yang dirasakan waktu kecil pun tidak jauh dari aura – aura arab. Berangkat jam 18.00 biar ga kemalaman sampai di ampel, langsung ambil jalur ke Bubur Mariyam di depan Sekolah Tamiryah.
Teman-teman pasti penasaran bubur mariyam itu apa? Bubur Mariyam adalah semacam gule bubur kacang ijo yang terdapat kambing di dalamnya dengan diberikan minyak zaitun diatasnya. Sungguh sedap sekali sampai hanya dengan membayangkannya membuat kepingin lagi.
Makan Bubur Mariyam tidak bisa di pisahkan dengan Roti Mariyam, Oleh karena itu kenapa disebut dengan Bubur Mariyam. Roti mariyam ini adalah roti tanpa ragi sehingga tidak bisa mengembang dan mempunyai wangi dan rasa yang sangat khas.
Cara makannya pun bermacam-macam tergantung dari kesenangan orang itu sendiri. Kalau saya, Roti mariyam saya robek-robek dan saya taruh di bubur nya lalu dituangkan sambal sesuai selera kemudian di aduk hingga roti mariyam tertutup oleh bubur nya. Sungguh kombinasi rasa yang maknyuss. Bahkan ada beberapa orang yang dengan cara mentolet atau hanya menorehkan roti maryam ke dalam bubur nya kemudian langsung memakannya.
Untuk Harga seporsi Bubur Mariyam itu Rp. 5.000 murah bukan? tetapi ini belum termasuk harga roti nya itu sendiri. per lembar Rp. 1.000 1 plastik berisi 5 lembar. Tetapi bila kantong berlebihan bisa merasakan ROti mariyam Spesial, yang tebal dan rasa yang diberikan pun mantap.




