Kota suwar suwir atau lebih tepatnya kota Jember memiliki tempat wisata alam yang sungguh memikat dan sayang jika dilewatkan. Pada bagian terakhir ini wisata yang cukup eksotik adalah wana wisata Tanjung Papuma dan wana wisata Bande Alit.

23


21Wana Wisata Tanjung Papuma
Tanjung Papuma merupakan singkatan dari Pasir Putih Malikan. Wisata ini terletak di Kecamatan Ambulu dan Wuluhan, Kabupaten Jember atau berhimpitan dengan pantai Watu Ulo. Untuk bisa ke tempat wisata ini, wisatawan tak perlu bingung karena bisa diakses semua jenis kendaraan dengan jalan yang cukup baik.
Begitu masuk ke tempat ini, mata akan dimanjakan dengan hijaunya daun pepohonan yang berbeda-beda dan udara yang sejuk karena terdapat di dalam hutan lindung yang masih alami .
Menurut Abdul Wafi, Kepala Wisata Tanjung Papuma bahwa pengunjung tidak saja menikmati wisata pantai, melainkan juga bisa menikmati keasrian wisata hutan yang masih alami dan binatang-binatang langka di dalamnya seperti biawak yang memiliki ukuran besar sekali, saking besarnya ukuran biawak tersebut sampai-sampai masyarakat menyebutnya dengan komodo. Binatang langka lainnya seperti budeng jawa, kokang, burung walangkokok, ular besar seperti sanca dan phyton pun sesekali terlihat berkelebat memasuki semak-semak. Selain itu juga terdapat gua Jepang (peninggalan Jepang) dan gua lowo (kelelawar).
Meski letaknya berdekatan dengan pantai Watu Ulo, Tanjung Papuma memiliki ombak yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan Watu Ulo, sehingga pengunjung boleh berenang tetapi juga harus tetap hati-hati karena pantai ini terletak di laut Selatan yang memiliki ciri khas ombak besar. Untuk mengantisipasi dan memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung, pengelola telah melengkapi tenaga penjaga keamanan pantai yang juga bekerjasama dengan masyarakat lokal.
Pengunjung pasti enggan untuk beranjak dari Tanjung Papuma, karena memiliki panorama yang cantik nan menawan. Hamparan pasir putih yang lembut dan jernihnya air laut membuat kita merasa nyaman untuk bermain air.  Batu karang Raksasa yang berada di mulut bibir pantai menambah kegagahan tempat wisata ini. Jika ingin menikmati pemandangan laut lepas dari atas, pengunjung bisa melihatnya dari Sithiinggil (tanah tinggi) atau bukit yang ada di ujung Barat Tanjung Papuma dengan menaiki puluhan anak tangga yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola.
Selain sebagai wisata alam, Tanjung Papuma merupakan tempat wisata religi. Disini terdapat satu-satunya Vihara yang menghadap ke pantai Selatan. Vihara itu adalah Vihara Sri Wulan yang dibangun pada tahun 1990. Tidak sedikit jemaat yang datang untuk sembahyang. Jemaat tersebut tidak hanya berasal dari Jember, melainkan banyak datang dari luar jember seperti Jakarta bahkan juga dari luar pulau Jawa.
Tidak hanya menikmati pemandangan alam saja, wisatawan dapat menikmati lezatnya aneka menu ikan bakar yang banyak disediakan di warung-warung sekitar pantai. Tanjung Papuma juga dilengkapi dengan fasilitas tempat ibadah bagi umat Islam, hotel dengan 22 kamar dan beberapa stand toko souvenir.
Karena eloknya panorama yang dimiliki Tanjung Papuma, tak heran jika wisatawan yang datang ke sini cukup banyak, tak hanya wisatawan lokal, wisatawan asing seperti dari Belanda, Korea dan Prancis juga kerap datang ke sini. Jumlah wisatawan saat week end mencapai 1000 orang, sedang saat week days sekitar 300 orang. Dalam satu bulan mencapai 10 000 orang lebih.
Untuk bias menikmati keindahan alam Tanjung Papuma, pengunjung cukup membeli tiket seharga Rp 5000/orang di hari biasa dan Rp 7000/orang saat week end.

22Pantai Bande Alit
Pantai Bande Alit terletak di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Wisata ini dikelola oleh kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). Wisata ini dapat diakses melalui jalur Surabaya-Jember-Ambulu (225km), kemudian dari Ambulu-Curahnongko-Bandealit yang berjarak 31 km.
Bandealit merupakan teluk dengan sumberdaya ikan yang melimpah, dengan hamparan pasir putih dan ombak yang tidak terlalu besar. Pengunjung dapat juga melakukan kegiatan lintas alam, melihat penangkaran rusa, budidaya tanaman yang berkhasiat sebagai jamu di Desa Andongrejo. Selain itu, olah raga turun tebing di Gunung Sodung, memancing dan olah raga bahari seperti selancar angin, jet ski dan bermain kano bisa dilakukan di Teluk Bandealit dan Teluk Meru.
Untuk bisa menikmati wisata ini, wisatawan harus terlebih dahulu meminta izin ke TNMB, karena kawasan ini merupakan kawasan konservasi hutan.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here