Kereta dorong bayi kini telah dikenal secara luas, manfaat dan kepraktisannya membuatnya disukai banyak orangtua. Keberadaannya tidak saja karena kebutuhan, melainkan sudah merambah menjadi gaya hidup.
Meletakkan buah hati di kursi atau kereta dorong bayi (stroller) ketika berjalan-jalan di taman atau di mall, pasti akan memberikan kemudahaan bagi Anda. Memang tidak sedikit energi yang harus dikeluarkan orangtua jika harus berjalan sambil menggendong bayi, apalagi jika balita hiperaktif. Karena itu, kereta dorong bayi sangat membantu memudahkan orangtua beraktifitas di luar rumah bersama bayinya. Beban berat yang semula ditanggung orangtua dapat teralihkan kepada kereta dorong.kreta
Manfaat lain menggunakan stroller adalah bayi Anda tidak akan lelah akibat terlalu sering digendong. Ketika ia mengantuk pun, ia bisa dengan tertidur pulas di bantalan kereta dorong tersebut.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhitungkan ketika akan memilih stroller yang dikutip dari situs anmum:
Sandaran kereta dorong. Jika si kecil belum bisa duduk sendiri, maka sandarannya harus dalam keadaan rebah dan jika si kecil sudah bisa didudukan, sandarannya dapat ditegakkan.
Perhatikan rodanya. Kereta dorong harus mempunyai roda yang kokoh dan mudah dikendalikan. Pilihan roda yang tepat adalah roda yang bisa dipompa atau roda mati berisi busa padat.
Perhatikan fungsi remnya. Rem adalah hal yang sangat penting, karena menghindari kecelakaan bayi meluncur sendirian dengan kereta dorongnya. Perhatikan apakah kereta dorong yang akan dibeli, mempunyai pengunci roda yang baik.
Kelengkapan dan keamanan kereta dorong. Apakah kereta dorong punya tali pengaman, penahan roda dan pelindung matahari serta rangka yang tidak bersudut tajam? Keamanannya pun perlu diperhatikan, bagian bawah kereta yang cukup lebar untuk menghindai kemungkinan terbalik. Selain itu kereta dorong yang baik biasanya mempunyai leg holes atau pemisah kaki, berupa tali pengaman yang diletakkan diantara kaki bayi, hal ini untuk menahan bayi tetap ditempatnya saat kereta dalam keadaannya melorot.
Lakukan uji coba sabuk pengaman. Saat membeli kereta dorong jangan lupa lakukan uji coba terhadap sabuk pengaman, pilihlah sabuk pengaman yang berbahan lembut namun kokoh. Pilih sabuk yang dapat terkunci dan terlepas dengan baik, namun tidak terlalu lemah hingga si kecil pun dapat melepasnya sendiri.
Jangan lupakan sentuhan dan stimulasi. Meskipun si kecil berada di dalam kereta dorong bukan berarti tidak memerlukan lagi stimulasi dan sentuhan. Berhentilah sejenak pada jarak-jarak tertentu untuk sesekali mengusap dan membelai atau memijat-mijat tangan dan kaki. Lalu ajaklah si kecil berbicara dengan posisi anda memandangnya. Lalu ceritakan apa saja yang terjadi selama perjalanan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here