Ke mana Anda berencana untuk menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru kali ini? Bagaimana dengan menikmati suasana Natal di sebuah kota medieval nun jauh di Jerman? Agung Basuki – pemilik TravelHemat.com dan TravelHematShop.com mengajak Anda melakukan eksplorasi di kota kecil yang identik dengan “Kota Natal Sepanjang Tahun”.

wisata2

Rothenburg yang terletak di daerah Bavaria, Jerman adalah sebuah kota kecil nan unik dengan pesona tersendiri terutama saat Natal menjelang. Berjarak sekitar 2 jam dari Munich ke arah Utara dengan menumpang bus. Kota yang dikelilingi oleh tembok tebal ini dikenal akan suasananya yang mengajak kita seakan kembali lagi ke abad pertengahan. Jalanan sempit terbuat dari susunan batu gravel yang tertutup untuk lalu lintas kendaraan bermotor (kecuali bagi mereka yang memiliki izin khusus). Deretan bangunan yang tetap mempertahankan ciri khas tradisional Jerman dan tembok batu setinggi lima meter dengan beberapa menara ‘bird-eye’
yang di masa lalu dipergunakan untuk menjaga kota dari serangan musuh dari luar. Disamping itu, kota yang juga dikelilingi oleh parit ini juga dilengkapi dengan beberapa pintu gerbang layaknya sebuah komplek benteng seperti yang tergambar dalam film Lord of The Rings atau Braveheart.
Salah satu pintu gerbang utama menuju pusat kota dikenal dengan sebutan Rodertor. Dari sana, dengan berjalan kaki Anda dapat menyaksikan deretan toko yang menjual serbaneka cendera mata dan juga beraneka jenis ornamen Natal. Di sepanjang jalan itu pula, bergelantungan lampu warna-warni pada tembok bagian depan dari hampir semua bangunan, sementara tepat di atas pintu masuk, terdapat hiasan unik – old iron craftship – yang terbuat dari besi dengan aksen logam berwarna keemasan yang diukir sedemikian rupa hingga menyerupai aneka hewan dalam bentuk dua dimensi di mana pada bagian ujungnya digantungkan berbagai hiasan lain seperti papan nama, nama toko maupun nama restoran dan café.
Tidak cuma itu, pada kebanyakan bagian depan pintu rumah-rumah yang kebanyakan terbuat dari kayu, tergantung
hiasan berbentuk bundar yang terbuat dari daun-daun mistletoe yang sering disebut sebagai kirstcranch. Dan di
bagian jendelanya, terlihat untaian pita warna merah-hijau menjuntai diantara jalinan daun maple. Duh, sungguh indah!
Rothenburg memang sangat identik dengan Natal. Di kota ini terdapat German Christmas Museum di Herrngasse dekat Marktplatz yang merupakan ‘alun-alun’ dari kota yang didirikan pada 1172 ini. Ada pula Doll and Toy Museum di Hofbronnengasse yang mengkoleksi lebih dari 600 jenis boneka baik yang asli Jerman maupun dari Prancis dan Swiss sejak 200 tahun silam. Bahkan, di kota sekecil ini, terdapat beberapa toko yang khusus menjual aneka pernik keperluan Natal yang buka sepanjang tahun. Salah satu yang paling populer adalah Käthe Wohlfahrt di Herrngasse, toko dengan koleksi pernik Natal paling lengkap, tidak hanya di seluruh Jerman, melainkan di seluruh dunia! Tak heran jika kota berpenduduk tak sampai 10.000 jiwa ini mampu menyedot lebih dari 2 juta wisatawan manca negara
setiap tahunnya.
Di pusat kota yang terletak di sebuah lapangan berbentuk segi empat yang disebut Marktplatz, untuk menyambut Natal, setiap tahun didirikan sebuah pohon cemara ukuran raksasa yang berkilau terang benderang oleh lilitan lampu-lampu Natal dan juga hiasan-hiasan lain yang digantungkan pada dahan-dahannya. Sementara di daerah sekelilingnya, diselenggarakan Christmas Market mulai akhir November sampai beberapa hari menjelang Natal, di mana terdapat ratusan kios kayu berbentuk rumah-rumahan mini menjual aneka keperluan untuk menyambut Natal. Layaknya sebuah pasar malam, alun-alun Rothenburg selalu penuh sesak oleh pengunjung baik siang maupun malam. Suasana nan meriah ini didukung pula oleh serbaneka hiasan yang ada pada gedung-gedung di sekitarnya seperti gedung City-Hall, Gedung Kesenian maupun Gereja St. Jacob’s yang didandani sedemikian rupa sehingga tampak cantik.
Tertarik? Segera saja siapkan koper Anda! Namun yang perlu diingat, jika berencana  berkunjung ke Eropa pada bulan Desember, jangan lupa membawa baju tebal secukupnya karena suhu udara di sana bisa mencapai 0°C di siang hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here