a

Pada saat melompat, satu tali elastis diikatkan ketubuhnya atau pergelangan kaki, sedangkan ujung tali yang lainnya terikat kuat di titik lompatan.

Banyak orang tidak mau melakukan olahraga ekstrim, selain dianggap berbahaya dan dapat menciderai tubuh, melakukan olahraga ekstrim juga dianggap tidak menyehatkan bagi mereka. Sebaliknya, bagi mereka yang menyukai olahraga ekstrem, kegiatan ini juga bisa menyehatkan, serta memberikan kebugaran bagi tubuh. Olahraga ekstrim jika dilakukan dengan baik dan benar, tak ubahnya seperti olahraga biasanya, namun memiliki tingkat resiko cidera yang lebih tinggi. Melakukan olahraga ini dapat memacu adrenalin, adrenalin merupakan hormon yang dapat meningkatkan detak jantung, dan biasanya dikeluarkan saat tubuh dalam keadaan stres.

Adrenalin ini terjadi saat tubuh akan melepaskan sejumlah besar hormon epinefrin, yang memiliki fungsi utama meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan otot. Ketika adrenalin terjadi, peningkatan produksi epinefrin menyebabkan detak jantung cepat dan rasa kegembiraan. Namun jika terlalu sering memacu epinefrin, juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung, hal ini juga harus menjadi perhatian penyuka olahraga ekstrim. Olahraga ini biasanya dilakukan secara individual atau dalam kelompok-kelompok tertentu. Untuk menjalankan olahraga ini seseorang harus melakukan latihan khusus, didampingi oleh profesional yang sudah ahli, sehingga tidak membahayakan keselamatannya.

Tantangan bagi penyuka olahraga ekstrim adalah alam, atau lingkungan dengan cuaca yang kadang tidak bisa diprediksi, medan yang berat, seperti ketinggian, angin, ombak, dan lain sebagainya. Biasanya hal yang dianggap berbahaya bagi sebagian besar orang, adalah tantangan yang harus dihadapi oleh pecinta olahraga ekstrim. Semakin berat medan dan tantangan yang harus dihadapi, semakin menarik penyuka olahraga ini untuk memainkannya, karena mereka akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Oleh karena itu untuk memulai dan memainkannya, diperlukan kesiapan mental dan fisik, serta keterampilan khusus yang cukup, menyesuaikan dengan jenis olahraga ekstrimnya.

Banyak sekali jenis olahraga yang tergolong ekstrim, beberapa diantaranya yaitu Arung Jeram (Rafting), Berselancar (Surfing), Panjat Tebing (Climbing), Terbang Layang (Gliding), serta Melompat Dari Ketinggian (Bungee Jumping). Rafting saat ini menjadi olahraga ekstrim yang sangat digemari masyarakat, Anda bisa melakukannya bersama keluarga, kolega atau teman-teman kantor, karena banyak paket-paket wisata yang menawarkan olahraga ini. Selain rafting, olahraga ekstrim air yang popular di masyarakat adalah Surfing, menikmati debur ombak diatas papan selancar yang sangat menantang, Anda memerlukan latihan khusus untuk memainkannya.

Climbing atau panjat tebing bukan hanya menjadi olahraga yang disukai kalangan dewasa saja, saat ini Climbing juga banyak diminati oleh anak-anak. Jika Anda sudah mahir memainkan, tantangan berikutnya adalah melakukannya di alam terbuka, yang lebih memberi sensasi serta tantangan menaklukkan alam. Olahraga ekstrim Terbang Layang dibagi menjadi dua, yaitu Gliding, dilakukan dengan alat khusus menggunakan pesawat tak bermesin, yang dikenal sebagai Glider atau pesawat layar. Sedangkan yang kedua yaitu Hang Gliding, dilakukan dengan pesawat yang lebih sederhana, menggunakan sayap-sayap kain berangka metal sebagai alat bantunya.

Bungee jumping merupakan sebuah olahraga ekstrim, dimana seseorang yang melakukannya melompat dari ketinggian. Pada saat melompat, satu tali elastis diikatkan ketubuhnya atau pergelangan kaki, sedangkan ujung tali yang lainnya terikat kuat di titik lompatan. Ketika lompatan sudah dimulai, tali elastis yang digunakan akan melar setelah mengambil energi dari lompatan, sedangkan pemain akan terlontar balik ketika tali tersebut memendek. Pemain akan berosilasi naik dan turun, sampai energi dari loncatan habis. Jika Anda tertarik melakukan berbagai olahraga ekstrim di atas, siapkan kekuatan fisik, mental, serta nyali Anda dari sekarang.