Selain terkenal dengan JFC (Jember Fashion Carnival) yang diselenggarakan satu tahun sekali, Jember juga menyimpan beragam tempat wisata yang cukup menarik untuk kita singgahi, antara lain berupa air terjun, perkebunan, dan wana wisata pantai.
Dalam ulasan pertama, kita akan mengunjungi tiga obyek wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi, yaitu Agrowisata Gunung Gambir, Air Terjun Tancak,  Lori Agro Wisata dan Pantai Watu Ulo.

loriLori Agro Wisata
Wisata yang satu ini merupakan wisata yang unik, karena wisatawan akan diajak menikmati indahnya panorama alam dengan menaiki Lori. Wisata yang dikelola oleh Perumka Daop IX Jember ini mulai dioperasikan sejak tahun 1995.
Panjang rute yang dilewati kurang lebih 35 km PP, dimulai dari stasiun Kalibaru sampai stasiun Garahan yang memiliki beberapa keunikan tersendiri antara lain: jalan kereta api yang naik turun dan berliku-liku, memasuki dua buah terowongan kereta api dengan panjang 90 m dan 790 m (Terowongan Merawan sepanjang 970 m) merupakan terowongan Kereta Api terpanjang di Indonesia peninggalan kolonial Belanda), melewati 7 buah jembatan (salah satu jembatan kereta terpanjang hasil rancang bangun arsitek Belanda dengan panjang 178 m dengan kedalaman 43 m), pemandangan perkebunan kopi gunung Gumitir – Mrawan. Wisata ini biasanya memakan waktu 1-3 jam dan berangkat dari stasiun Kalibaru.
Untuk dapat menikmati wisata ini, pengunjung hendaknya memesan atau menghubungi stasiun terdekat paling tidak 3 hari sebelum kedatangannya di kota Jember, hari atau jamnya terserah pengunjung.  Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan kendaraan lori itu sendiri. Selain sering dikunjungi wisatawan lokal, wisatawan mancanegara khususnya dari Belanda banyak yang datang ke tempat wisata ini. “Biasanya mereka datang untuk mengenang perkebunan kopi”, ucap Burhani Sulthon, Humas stasiun kota Jember. Untuk bisa menikmati berkendara dengan Lori ini, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 500.000 per unit yang berkapasitas 8 orang dan tersedia dua unit lori. Dalam satu bulan, rata-rata 4 kali pemberangkatan atau sekitar 64 orang. Agrowisata Lori ini merupakan wisata nostalgia bagi wisatawan Eropa dan juga banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi acara seperti ulang tahun dan lainnya.

watu-uloPantai Watu Ulo
Pantai merupakan salah satu tempat wisata yang menjadi idaman setiap wisatawan.
Selain hempasan angin dan irama deburan ombak yang menarik, duduk-duduk atau berjalan ditepi pantai sambil menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam memberikan nuansa yang berbeda dengan wisata lainnya. Salah satu wisata pantai yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang adalah Pantai Watu Ulo.
Dinamakan Pantai Watu Ulo (Batu Ular) karena di pantai tersebut terdapat batu panjang berbentuk ular dengan penuh sisik dari pesisir pantai sampai masuk ke laut. Pantai Watu lo terletak di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, sekitar 40 km arah selatan kota Jember.
Sebagaimana karakteristik pantai-pantai yang berada di laut Selatan, Pantai Watu Ulo memiliki ombak yang besar, sehingga untuk menjaga keselamatan diharapkan wisatawan tidak berenang.
Pengunjung bisa menikmati indahnya laut pantai Selatan dari tepi pantai sambil menikmati kelezatan ikan bakar dan segarnya es kelapa muda di sejumlah warung yang ada di tepi pantai.
Untuk melengkapi dalam berwisata, tak lupa tersedia aneka cinderamata khas buatan masyarakat sekitar pantai, seperti pernak-pernik perhiasan yang terbuat dari kerang, dan pernak-pernik dari rumah biota laut lainnya.
Untuk bisa menikmati wisata Pantai Watu Ulo, pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp 5 000 per orang.

air-terjunAir Terjun Tancak
Tancak adalah daerah perbukitan sekitar 16 km arah Barat Daya kota Jember. Di Tancak inilah terdapat air terjun tertinggi di
kabupaten Jember, dengan ketinggian 82 m dengan debit air 150 meter kubik perdetik menjadikan air terjun Tancak sebagai salah satu obyek wisata alam andalan kabupaten Jember.
Di sekitar air terjun ini wisatawan dapat menikmati Argo Wisata Kopi Kebun Gunung Pasang.

tehAgrowisata Teh Gunung Gambir
Selain Lori agrowisata, Jember juga memiliki Agrowisata teh yang terletak  di Desa Gelang Kecamatan Sumber Baru, 48 km Barat Laut Kota Jember.
Agrowisata ini merupakan perkebunan teh sisa peninggalan Belanda. Dengan ketinggian 900 m di atas permukaan laut kawasan lereng Argopuro sangat ideal untuk teh bir (beer tea) yang diekspor ke Eropa. Dengan udara sejuk para wisatawan dapat menyaksikan langsung tanaman teh tahun 1918, 1923 dan 1927 dan pemrosesan teh bir mulai pemetikan, pengeringan sampai pengepakan bahkan khusus para wisatawan dapat menikmati beragam rasa teh dengan mencicipi 8 jenis teh produk Gunung Gambir. Disamping itu perkebunan teh ini dapat dijadikan sarana olah raga (tea walk). Fasilitas yang tersedia berupa areal perkemahan, akomodasi, kolam renang anak-anak dan lapangan tennis.
Jangan lewatkan ulasan wisata berikutnya tentang eksotika keanggunan Wana Wisata Papuma,  dan Wana Wisata Bandealit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here